Tulisan ini harusnya sudah aku post hari itu juga
Malam ini aku bertemu dengan mu
Aku sangat gugup
Sehingga tidak tau harus naik angkot atau naik grab
Rencananya aku ingin mengajakmu pergi kebogor habis beli mukenah, tapi sebenarnya tidak terlalu penting membeli mukenah. Itu cuma alasan agar aku bisa bertemu dengan mu
Cuma entah kenapa aku harus pulang lagi kerumah setelah menunggu satu jam distasiun
Skip-Kamu tau kenapa ceritanya harus beranjak dan bagian itu hanya masing masing dari kita berdua yang tau. Perasaan kita dan apa yang terjadi dengan kita
Akhirnya..
Setelah kamu datang kerumah....
Aku pun kaget
Kamu bilang minal aidzin
Entah aku bisa sekaget itu
Kamu masih seperti yang dulu..
Misterius
Tapi kamu bersikap seolah kita pertama kali bertemu
Aku tidak akan melupakan peristiwa malam itu
Wajahmu begitu teduh
Aku tidak pernah melihat engkau yang seperti ini
Aku menunduk karena malu
Aku mengutuki diri karena masih saja gugup saat bertemu dengan mu
Aku mencoba mencari bahan obrolan
Namun aku tidak bisa menahan diri melihatmu diam saja
Akhirnya aku mengajakmu pulang walaupun dengan memaksa
Aku minta maaf karena tidak mengajakmu masuk kedalam rumah. Mudah mudahan masih ada kesempatan untuk kita benar-benar ngobrol dirumah.
Aku masih mencoba mengajakmu ngobrol didekat rumah tetangga
Entah mengapa aku lebih nyaman denganmu ditempat yang sepi dan sedikit gelap dibanding ditempat terang dan sedikit ramai.
Didekat rumah tetangga pun aku masih mengutuki diri mengapa aku masih belum bisa nyambung ngobrol denganmu
Dari semuanya Aku senang mengucapkan selamat ulang Tahun padamu
Melihatmu menunduk, yang mungkin engkau malu
Rasanya itu seperti sebuah hadiah dari Tuhan
Terimakasih telah meluangkan waktu memberiku kesempatan untuk mengucapkan selamat ulang Tahun padamu
Malam ini aku bertemu dengan mu
Aku sangat gugup
Sehingga tidak tau harus naik angkot atau naik grab
Rencananya aku ingin mengajakmu pergi kebogor habis beli mukenah, tapi sebenarnya tidak terlalu penting membeli mukenah. Itu cuma alasan agar aku bisa bertemu dengan mu
Cuma entah kenapa aku harus pulang lagi kerumah setelah menunggu satu jam distasiun
Skip-Kamu tau kenapa ceritanya harus beranjak dan bagian itu hanya masing masing dari kita berdua yang tau. Perasaan kita dan apa yang terjadi dengan kita
Akhirnya..
Setelah kamu datang kerumah....
Aku pun kaget
Kamu bilang minal aidzin
Entah aku bisa sekaget itu
Kamu masih seperti yang dulu..
Misterius
Tapi kamu bersikap seolah kita pertama kali bertemu
Aku tidak akan melupakan peristiwa malam itu
Wajahmu begitu teduh
Aku tidak pernah melihat engkau yang seperti ini
Aku menunduk karena malu
Aku mengutuki diri karena masih saja gugup saat bertemu dengan mu
Aku mencoba mencari bahan obrolan
Namun aku tidak bisa menahan diri melihatmu diam saja
Akhirnya aku mengajakmu pulang walaupun dengan memaksa
Aku minta maaf karena tidak mengajakmu masuk kedalam rumah. Mudah mudahan masih ada kesempatan untuk kita benar-benar ngobrol dirumah.
Aku masih mencoba mengajakmu ngobrol didekat rumah tetangga
Entah mengapa aku lebih nyaman denganmu ditempat yang sepi dan sedikit gelap dibanding ditempat terang dan sedikit ramai.
Didekat rumah tetangga pun aku masih mengutuki diri mengapa aku masih belum bisa nyambung ngobrol denganmu
Dari semuanya Aku senang mengucapkan selamat ulang Tahun padamu
Melihatmu menunduk, yang mungkin engkau malu
Rasanya itu seperti sebuah hadiah dari Tuhan
Terimakasih telah meluangkan waktu memberiku kesempatan untuk mengucapkan selamat ulang Tahun padamu
Komentar
Posting Komentar