Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

progres pertama

Ya Allah.... bantu aku melupakan pria yang membuatku hidup pria yang membuatku sangat hidup di tiga hari yang sangat berarti itu bantu aku agar tidak menyamakan hari ini bulan ini dengan bulan dan hari hari yang telah berlalu.. karena ketika aku melihat tanggal aku melihat hujan aku merasakan sedih dan kehilangan aku teringat dia yang membuatku hidup di seling dan selang tahun lalu... Bantu aku tuhan.... agar tidak melakukan kesalahan yang sama yaitu menelantarkan kewajibanku          menelantarkan sekolahku Bantu aku Tuhan agar aku bisa kembali menemukan jati diriku karena setiap aku memulai sesuatu aku selalu teringat bahwa apa yang dikatakannya selalu               menyelimuti ku Aku tidak ingin hidup seperti itu... aku juga punya tanggung jawab yang harus diselesaikan aku harus menyelesaikan sekolahku aku harus mengarahkan adikku yang sedang ada di life quarter krisis aku harus menopang keluarga ku kar...

pria diambang batas

di akhir bulan dua tahun lalu kau memanggil manggilku namun tiga minggu setelah itu kau tidak menginginkan kehadiranku empat bulan setelah itu kau bilang itu hanya memanggil kau selalu berbohong padaku aku selalu jujur padamu banyak hal yang aku tidak bisa mengerti darimu dimulai dari teman kecilmu teman sma mu dan perasaanmu sesungguhnya padaku aku tidak mengetahui orang seperti apa kau bahkan orang yang paling jahat paling kriminal pun                                                    sangat melindungi kekasihnya                                                    sangat melindungi orang yang dia sayang kau berbeda                    aku tidak tau orang s...

dari kami hujan tanggal hari dan bulan untuk Lia

Lia.. kau ingat angka kau salahkan aku kata tanggal kau bangun pagi kau salahkan aku kata hari ketika aku turun kau ingin menangis dan ingat aku saat awal tanggal ku kau ingin agar berganti kata bulan Apa salah kami liaa? kata Tahun... KAMI INGIN MEMBUAT HARIMU LEBIH INDAH karena "kami" bukan kami yang lalu kami adalah sekarang kami bukan "kami" yang lalu lia kami bukan "kami" yang lalu

kau seperti Narkoba

Aku benci kamu.. kamu membuatku sangat ingin dekat denganmu kamu membuatku selalu ingin denganmu tapi dengan mu hanya akan membuatku mati bahkan aku koma ketika bertahan untuk bisa tetap bersamamu aku selalu ingin dekat denganmu tapi kau selalu menjauhi ku kau ingin selalu jauh saat aku mendekatimu kau itu racun namun kau selalu memanggilku kembali kau selalu memanggilku kembali persis disaat saat aku sudah sembuh hadirmu selalu kurindukan tapi bersamamu jiwa ku selalu seperti kertas yang terbakar menimbulkan bau ragaku memang tak ada disisimu tapi kau menyiksa jiwa ku kau selalu mewangikan dirimu padahal kau itu mematikan kau hampir benar benar membunuhku aku hampir mati aku hampir mati karena sudah menghirupmu terlalu banyak saat bersamamu aku seperti koma karena kau memasukkan sesuatu kau membuatku sesak meracuni seluruh pikiranku membuang semua waktuku mengotori perasaanku yang suci kau pikir siapa kau ini bisa kembali lagi setelah aku koma? setelah...

the general

kamu dan semua kisah kita adalah bagian bagian kelam dari hidupku dan sebenarnya aku tidak ingin menceritakan bagian paling kelam dari hidupku.. karena sejatinya aku adalah seorang yang sangat bebas seperti lautan yang bahkan tidak tercemar oleh berton - ton minyak hitam  bagiku bagian itu tidak mudah untuk terhapus karena bagian itu adalah bagian krusial dalam hidupku lama waktunya aku tidak bisa keluar dari kondisi itu bahkan menikmati kondisi itu aku menyerahkan seluruh airku pada minyak hitam itu Ada bagian dari diriku yang tidak dia mengerti dan aku tidak mau dia mengerti ada banyak dia selalu berfikir aku bisa mengatasi semuanya sendirian dia selalu meminta ku mengerjakan pekerjaan berat dia tidak meminta izin untuk memasuki dunia ku dia selalu berfikir aku seseorang yang serba kuat aku baginya seperti kepingan puzzel yang bisa dia makan,  seluruh yang ada padaku dia ambil menurut dia aku lembek jadi bisa dikunyah, digigit, dit...