Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

beberapa hari lalu

beberapa hari lalu kamu menyimpan nomerku lagi. menambahkan ku di aplikasi line aku cuma bertanya tanya apa maksud kamu menghubungiku lagi? apa kesungguhanmu cuma segitu? apa kesungguhanmu cuma segitu? kamu bisa secara sopan mengirimkan pesan lewat nomer lain atau paling bagus kamu datang kerumahku kamu kan tau orang seperti apa aku? aku juga bukan orang sembarangan yang bisa asal memberikan kepercayaan kepada pria untuk menaruh hati padanya aku bukan seorang yang bisa memberikan lagi hati yang telah kau hancurkan begitu saja aku bukan seorang wanita yang bisa dengan mudah memberi kepercayaan setelah kau sendiri yang hancurkan aku sungguh senang dan sungguh menghargai kamu jika kamu mau berhubungan denganku kembali bukan didalam jarak. tetapi didunia nyata. Datanglah kerumahku, aku sungguh sangat senang dengan kehadiranmu

kusebut itu dengan "iri"

kadang kadang aku iri dengannya iri dengan betapa mudahnya dia menyentuh dunia                  Ya. dia mudah sekali berbaur dengan orang lain                        dia mudah dalam mempengaruhi orang lain                        dia selalu jadi pusat perhatian di manapun dia berada  iri dengan dia yang selalu menggapai dunia di tangannya                   Ya, dia selalu sungguh sungguh dalam bekerja                         dia menikmati pekerjaannya                         dia buktikan kalau dia serius dengan pekerjaannya Itulah keirianku dengan Rizal

amarahku

aku masih sangat marah. marah mengapa dia tidak bisa mendukungku disaat aku sedang kuliah marah marah mengapa dia tidak mau mendukungku kuliah marah mengapa dia tidak ada disaat saat aku paling membutuhkan dia marah mengapa aku harus tetap selalu ada untuk dia saat dia membutuhkanku itulah kemarahanku pada rizal