Aku benci kamu..
kamu membuatku sangat ingin dekat denganmu
kamu membuatku selalu ingin denganmu
tapi dengan mu hanya akan membuatku mati
bahkan aku koma ketika bertahan untuk bisa tetap bersamamu
aku selalu ingin dekat denganmu
tapi kau selalu menjauhi ku
kau ingin selalu jauh saat aku mendekatimu
kau itu racun
namun kau selalu memanggilku kembali
kau selalu memanggilku kembali
persis disaat saat aku sudah sembuh
hadirmu selalu kurindukan
tapi bersamamu jiwa ku selalu seperti kertas yang terbakar
menimbulkan bau
ragaku memang tak ada disisimu
tapi kau menyiksa jiwa ku
kau selalu mewangikan dirimu
padahal kau itu mematikan
kau hampir benar benar membunuhku
aku hampir mati
aku hampir mati karena sudah menghirupmu terlalu banyak
saat bersamamu aku seperti koma
karena kau memasukkan sesuatu
kau membuatku sesak
meracuni seluruh pikiranku
membuang semua waktuku
mengotori perasaanku yang suci
kau pikir siapa kau ini
bisa kembali lagi setelah aku koma?
setelah aku berjuang hidup tanpa ketergantungan ku padamu?
kau pikir siapa kau?
berani beraninya kau datang lagi setelah aku sembuh dari berdekatan dengan mu
kau itu hanyalah butiran
tidak lebih dari itu
kau tidak berguna
sama sekali
kehadiranmu malah menghancurkan hidupku
aku tidak mau bergantung padamu bahkan saat saat titik terendahku dan menjadikanku gelap mata
bahkan disaat aku paling sekarat dan memerlukan mu disitu
karena kau tidak berharga
sama sekali
kau hanya butiran
memelukmu hanya akan mematikanku
secara perlahan
menghirupmu hanya akan membuatku mati
kau tidak berguna
kamu membuatku sangat ingin dekat denganmu
kamu membuatku selalu ingin denganmu
tapi dengan mu hanya akan membuatku mati
bahkan aku koma ketika bertahan untuk bisa tetap bersamamu
aku selalu ingin dekat denganmu
tapi kau selalu menjauhi ku
kau ingin selalu jauh saat aku mendekatimu
kau itu racun
namun kau selalu memanggilku kembali
kau selalu memanggilku kembali
persis disaat saat aku sudah sembuh
hadirmu selalu kurindukan
tapi bersamamu jiwa ku selalu seperti kertas yang terbakar
menimbulkan bau
ragaku memang tak ada disisimu
tapi kau menyiksa jiwa ku
kau selalu mewangikan dirimu
padahal kau itu mematikan
kau hampir benar benar membunuhku
aku hampir mati
aku hampir mati karena sudah menghirupmu terlalu banyak
saat bersamamu aku seperti koma
karena kau memasukkan sesuatu
kau membuatku sesak
meracuni seluruh pikiranku
membuang semua waktuku
mengotori perasaanku yang suci
kau pikir siapa kau ini
bisa kembali lagi setelah aku koma?
setelah aku berjuang hidup tanpa ketergantungan ku padamu?
kau pikir siapa kau?
berani beraninya kau datang lagi setelah aku sembuh dari berdekatan dengan mu
kau itu hanyalah butiran
tidak lebih dari itu
kau tidak berguna
sama sekali
kehadiranmu malah menghancurkan hidupku
aku tidak mau bergantung padamu bahkan saat saat titik terendahku dan menjadikanku gelap mata
bahkan disaat aku paling sekarat dan memerlukan mu disitu
karena kau tidak berharga
sama sekali
kau hanya butiran
memelukmu hanya akan mematikanku
secara perlahan
menghirupmu hanya akan membuatku mati
kau tidak berguna
Komentar
Posting Komentar